Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Lombok Barat, SMPN 1 Gerung terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan berkualitas tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman. Mengacu pada Kurikulum Merdeka dan regulasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, program intrakurikuler di SMPN 1 Gerung mengusung pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini berfokus pada pemahaman konsep yang esensial, keterampilan berpikir kritis, serta penerapan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Pembelajaran tidak lagi sebatas hafalan, melainkan dirancang secara holistik yang mencakup ranah intelektual, sosial-emosional, dan keterampilan, dengan kompetensi spiritual serta nilai keimanan sebagai landasan utamanya.
Dalam pelaksanaannya, seluruh mata pelajaran di SMPN 1 Gerung diintegrasikan dengan penguatan literasi, numerasi, dan kearifan lokal budaya Sasak. Peserta didik didorong untuk aktif melakukan eksplorasi (Inquiry-Based Learning) dan menyelesaikan proyek nyata (Project-Based Learning). Melalui pembelajaran berbasis literasi, siswa dibiasakan untuk mengekspresikan gagasan ilmiah dan kreatif ke dalam bentuk tulisan, artikel, hingga publikasi digital. Selain itu, nilai-nilai lokal seperti tradisi gotong royong (besiru), kesenian daerah, hingga kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat diintegrasikan langsung ke dalam materi pelajaran untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah.
Struktur kurikulum intrakurikuler SMPN 1 Gerung mencakup sepuluh mata pelajaran wajib, seperti Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, PJOK, Informatika, serta Seni Budaya dan Prakarya. Untuk memenuhi kebhinekaan warga sekolah, pendidikan agama diberikan secara inklusif sesuai keyakinan masing-masing murid. Sekolah juga menyediakan mata pelajaran pilihan seperti Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) serta Muatan Lokal Bahasa Daerah Sasak untuk menyiapkan siswa menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar budayanya.
Untuk memastikan setiap peserta didik berkembang secara optimal, SMPN 1 Gerung menerapkan peran Guru Wali sebagai pendamping jangka panjang. Guru Wali berperan memantau perkembangan akademik, memfasilitasi jurnal refleksi, serta membangun sinergi dengan orang tua siswa. Sekolah juga menyelenggarakan pembelajaran berdiferensiasi dengan menyediakan program pengayaan bagi siswa berprestasi serta program remedial bagi murid yang memerlukan bimbingan tambahan, dengan standar Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) mata pelajaran wajib minimal 72.
Melalui komitmen dan inovasi pada kegiatan intrakurikuler ini, SMPN 1 Gerung tidak hanya berupaya meningkatkan capaian akademik siswa, tetapi juga membentuk lulusan yang mandiri, bernalar kritis, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat global sejalan dengan visi sekolah: "Terwujudnya Murid yang Religius, Cerdas, Terampil, Mandiri, Berintegritas, Berwawasan Lingkungan dan Global".