Untuk melengkapi pembelajaran akademis di kelas, SMPN 1 Gerung menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler yang dirancang khusus untuk menguatkan kompetensi, keterampilan abad ke-21, dan karakter peserta didik. Berdasarkan penyesuaian regulasi terbaru (Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025), kegiatan kokurikuler di SMPN 1 Gerung berfokus pada pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu, gerakan pembiasaan karakter, serta penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan yang mencakup keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Melalui ragam proyek berbasis masalah nyata (project-based learning), program ini bertujuan melatih pola pikir murid dari fixed mindset menjadi growth mindset (pola pikir bertumbuh).
Pelaksanaan kokurikuler di SMPN 1 Gerung dirancang secara terstruktur dan berjalan reguler setiap hari Senin hingga Sabtu pada awal jam belajar, yaitu pukul 07.20 hingga 08.00 WITA. Penjadwalan ini memastikan seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX dapat berpartisipasi aktif tanpa mengganggu jadwal pembelajaran utama di kelas. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapa bimbingan intensif dari guru wali dan tim pengembang sekolah. Penilaian dan evaluasi ketercapaian program juga dilakukan secara berkala melalui pertemuan bulanan, jurnal refleksi harian/mingguan, serta asesmen portofolio.
Tema-tema kokurikuler dikembangkan secara mandiri oleh sekolah dengan mengangkat isu-isu relevan di lingkungan sekitar dan kearifan lokal Lombok Barat. Di setiap tahun ajaran, murid kelas VII dan VIII menyelesaikan 3 tema proyek. Tema utama yang dijalankan mencakup Pembiasaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk membentuk kedisiplinan dan nilai positif harian, Berekayasa dan Berteknologi (seperti proyek pembuatan Eco Enzyme dari limbah organik), serta Gaya Hidup Berkelanjutan. Khusus untuk isu kesehatan, SMPN 1 Gerung turut mengampanyekan program daerah dengan mengusung tema Bahaya HIV/AIDS dan Pencegahannya sebagai bentuk kepedulian garda terdepan pendidikan terhadap pergaulan sehat remaja. Sementara itu, siswa kelas IX memb ná»™i dung proyek melalui tema Suara Demokrasi, pembiasaan karakter, dan edukasi kesehatan.
Melalui integrasi kegiatan kokurikuler yang kontekstual dan berdampak ini, SMPN 1 Gerung berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan (deep learning). Proyek kokurikuler tidak hanya mengasah daya nalar kritis dan kemampuan kolaborasi siswa dalam memecahkan masalah lokal, tetapi juga membentuk pribadi yang peduli lingkungan, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi penerus yang berdaya saing global.